Register

CHATTING

Yahoo Mesenger

LAST PROJECT

Real Count Pilkada Jayapura,
4 Oktober 2010

SMS Real Count Pilkada Batam
5 Januari 2011

SMS Real Count Pilkada Kutai Barat
24 Januari 2011

SMS Real Count Pilkada Tanjabtim Jambi
10 Februari 2011

 

 

Pilkada Kab. Bangka Tengah
29 Juli 2010


Pilkada Prop Jambi
19 Juni 2010

 

 


Pilkada Kab. Bulungan Kaltim
16 Juni 2010

 

 


Pilkada Kab Ogan Ilir
5 Juni 2010
Pemesan Tim Sukses Helmi Yahya

 

 


Pilkada Kota Surabaya
Tgl 2 Juni 2010

 

 


 

Pilkada Kepri Tgl 26 Mei 2010

WEB LAIN

www.nixsms.com

INFO SEKILAS

Kecepatan kirim SMS adalah 4 detik per sms, bila jam kirim sms mulai jam 6 pagi sampai jam 10 malam maka hanya butuh 1 hari untuk mengirim 100.000 sms dengan menggunakan 1 PC dan 7 unit hp/modem. Bila menggunakan IM3 paket supersms Rp 15/sms maka 100.000 sms tersebut hanya membutuhkan biaya Rp 1.500.000,-

INFO TARIF SMS
- kartu As gratis 1000 sms perhari
- kartu AXIX gratis 10.000 sms perhari

Home Real Cont Metode Kirim SMS
Metode Kirim SMS PDF Print E-mail

Metode pengiriman SMS untuk Real Count

  1. SMS Oleh saksi TPS
  2. SMS Oleh kordes dan data per TPS
  3. SMS Oleh kordes dan data perdesa
  4. SMS Oleh Korcam dan data per desa
  1. SMS Oleh saksi TPS
    Pada cara ini harus ada saksi di setiap TPS, begitu perhitungan selesai maka saksi TPS segera mengirimkan SMS

    Keuntungan:

    • data dikirim lebih cepat, misalnya perhitungan suara di TPS dimulai jam 1 dan selesai jam 1.30, selesai perhitungan saksi TPS segera mengirim sms, maka pada jam 1.31 sudah didapatkan data suara dari beberapa TPS.
    • data dapat diketahui detail per TPS.

    Kerugian

    • pekerjaan untuk melatih saksi akan memakan waktu, tenaga dan biaya yang besar. karena banyaknya yang harus dilatih.
    • tidak semua saksi TPS mempunyai HP, atau bisa kirim SMS, atau bisa kirim SMS dengan format yang benar.
    • kemampuan penerimaan SMS oleh operator seluler sangat terbatas, bila pengirim terlalu banyak maka akan ada banyak SMS yang pending.
    • Pengalaman saya pribadi, cara ini tidak pernah mencapai 100% karena ada banyak saksi yang tidak mengirim SMS.

    Pengalaman :

    • SMS Real Count Kota Lubuk Linggau Januari 2008
    • SMS Real Count Kota Palembang Juni 2008
  2. SMS Oleh kordes dan data per TPS
    Cara ini SMS hanya dikirimkan oleh kordes, kordes mengumpulkan data dari tiap TPS dan mengirim SMS untuk setiap TPS.

    Keuntungan :

    • dibandingkan dengan cara 1 diatas, cara ini lebih sedikit pengirim SMS-nya yang artinya training akan lebih mudah, hemat, dan cepat. (pengirim SMS adalah kordes)
    • data dapat diketahui detail per TPS.

    Kerugian

    • kemampuan penerimaan SMS oleh operator seluler sangat terbatas, bila pengirim terlalu banyak maka akan ada banyak SMS yang pending.
    • data dikirim akan lebih lambat dari cara 1 diatas, karena kordes harus menunggu data dari TPS-TPS didesanya.

    Pengalaman :

    • SMS Real Count Kab. Banyuasin Juli 2008
    • SMS Real Count Kab. Empat Lawang Juli 2008
  3. SMS Oleh kordes dan data perdesa
    Cara ini SMS hanya dikirimkan oleh Kordes dan data yang dikirim adalah jumlah suara seluruh TPS didesanya. jadi tiap kordes hanya kirim 1 kali SMS.Keuntungan :
    • dibandingkan dengan cara 1 diatas, cara ini lebih sedikit pengirim SMS-nya yang artinya training akan lebih mudah, hemat, dan cepat.  (pengirim SMS adalah kordes)
    • Lalu lintas SMS jadi semakin sedikit, jadi masalah SMS pending dapat dihindari.

    Kerugian

    • data dikirim akan lebih lambat dari cara 1 diatas, karena kordes harus menunggu data dari TPS-TPS didesanya.
    • data tidak dapat diketahui detail per TPS

    Pengalaman :

    • SMS Real Count Prop. Sumsel Sept 2008
  4. SMS Oleh Korcam dan data per desa
    Cara ini, SMS dikirim oleh korcam (koordinator kecamatan) yang standby di posko pemenangan di tiap kecamatan, korcam hanya menunggu apabila ada kordes membawa berkas C1-KWK dari desanya untuk dikumpulkan di posko kecamatan.

    Keuntungan :

    • Dibandingkan dengan ketiga cara diatas, cara ini lebih sedikit pengirim SMS-nya (hanya korcam) jadi sebih mudah mengkoordinir pengirim SMS.
    • Lalu lintas SMS jadi semakin sedikit, jadi masalah SMS pending dapat dihindari.

    Kerugian

    • data dikirim akan lebih lambat dari ketiga cara diatas, karena korcam harus menunggu data dari desa (dan desa jg menunggu data dari TPS).
    • data tidak dapat diketahui detail per TPS

    Pengalaman :

    • SMS Real Count kab. OKI Okt 2008

Untuk timses yang mempunyai tim saksi TPS yang sudah biasa mengirim SMS maka cara 1 boleh saja dipakai, bila tidak gunakan cara 3 untuk anda yang mempunyai kepercayaan kepada kordes, atau bila kordes dapat mengumpulkan C1-KWK pada hari itu juga di posko kecamatan maka saya sarankan gunakan saja cara ke-4.